...

Simulasi Membuat Server DHCP Pada Jaringan

PERSIAPAN  

Persiapan simulasi server DHCP dalam contoh ini adalah dengan menggunakan 4 buah workstation, 1 switch, dan 1 server sehingga terlihat seperti gambar di bawah ini.


Simulasi Workstation dan Server DHCP

Double-klik Server0. Pilih tab Config. Pada menu Interface, pilih Fast-Ethernet. Pada bagian IP Configuration, isikan dengan IP address server, dalam contoh ini 192.168.123.1 subnet mask 255.255.255.0.


Konfigurasi IP Address Server DHCP

Masih di jendela properties Server0 pada menu Services, pilih DHCP. Pastikan service DHCP On. Isikan blok IP address yang akan diberikan, kemudian di simpan (save).

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang akan memberikan konfigurasi secara dinamis/automatis terhadap host. Salah satunya untuk konfig IP Address secara otomatis.


Konfigurasi Service DHCP Pada Server0

Pada Start IP Address isikan dengan 192.168.123.19, dan pada Maximum Number of Users=5. Hal ini berarti setiap host yang request IP pada DHCP Server akan mendapatkan IP address mulai  dari range 192.168.123.19 - 192.168.123.23. Untuk field Default Gateway dan DNS Server biarkan kosong untuk contoh ini.

MELAKUKAN REQUEST DHCP

Double-klik PC0 hingga muncul jendela properties PC0. Pilih tab Desktop. Pada menu  yang ada, pilih menu IP Configuration.


Jendela Properties PC0 Pada Tab "Desktop"

Pastikan pilihan radio button pada pilihan DHCP. Setelah konfigurasi selesai, silahkan mengecek konfigurasi IP pada PC0 yang sebelumnya telah di-set ke DHCP. Hasil akhir bisa dilihat pada gambar di bawah ini. Terlihat IP address yang diberikan oleh DHCP Server adalah 192.168.123.19 lengkap dengan subnetnya 255.255.255.0.

Konfigurasi IP Address Otomatis Memanfaatkan DHCP Server

Lakukan hal yang sama terhadap PC1, PC2, PC3, dan PC4!

KESIMPULAN

Dari hasil percobaan yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa:

  1. Pemberian IP Address otomatis memanfaatkan protokol DHCP. Host yang melakukan  layanan pemberian IP address disebut server DHCP.   
  2. Workstation baru mendapat konfigurasi host dari DHCP server hanya jika layanan DHCP  server memang ada dan statusnya On.
EKSPERIMEN
  1. Bagaimana jika PC2 menggunakan static IP address dan tetap di segmen jaringan (subnet) yang sama dengan server DHCP? Apa yang terjadi? 
  2. Coba buat jaringan sederhana seperti pada Simulasi Membuat Jaringan Sederhana, tetapi ditambahkan dengan node Server yang memberikan layanan/service DHCP. Kemudian set di tiap workstation untuk memberlakukan DHCP! 
  3. Coba buat hal yang sama, tetapi untuk tipe jaringan nirkabel seperti pada praktikum sebelumnya pada materi Simulasi Membuat Jaringan Nirkabel Sederhana.







Post Comments(0)

Leave a reply