...

Membuat Simulasi Jaringan Nirkabel Sederhana

PERSIAPAN  

Persiapan instalasi jaringan nirkabel (wireless) sederhana dalam contoh ini adalah dengan menggunakan 2 buah workstation dan 1 access point sehingga terlihat seperti gambar 6 di  bawah ini.

Persiapan Membuat Jaringan Wireless

Double-klik PC0 sehingga muncul jendela properties PC0.   Matikan device pada PC0 dengan cara menekan tombol power seperti gambar dibawah ini.

Jendela Properties PC0 Pada Tab "Physical"

Setelah device PC0 dimatikan, ganti module (network interface) default Fast-Ethernet (kabel) menjadi module untuk menerima sinyal wireless (nirkabel) bernama WMP300N. Pada gambar diatas, lokasi module ditandai dengan kotak warna hijau. Caranya dengan melakukan drag n drop. Setelah module telah dibuang, pada list modules  sebelah kiri, drag n drop WMP300N menuju tempat module sebelumnya terpasang. Sehingga network interface PC0 sekarang adalah WLAN Card, dan siap untuk menerima paket di jaringan pada medium wireless.

Masih di jendela properties PC0, Lanjutkan ke tab Config. Pada menu sebelah kiri bagian Interface, klik Wireless. Cari field bertuliskan IP Configuration dan pada radio button,  pilih Static. Isikan IP address untuk PC0 menjadi 192.168.123.1 subnet mask  255.255.255.0. Ilustrasi akan terlihat seperti gambar berikut ini.

Konfigurasi IP Address PC0

Lakukan hal yang sama untuk worstation PC1 tetapi dengan IP address berbeda. Untuk contoh kali ini isikan dengan 192.168.123.2

jika konfigurasi pada kedua workstation sudah dilakukan, PC0 sudah terkoneksi dengan  PC1 melalui jaringan nirkabel. Hasilnya bisa dilihat pada gambar dibawah ini.

Workstation Yang Saling Terhubung via Jaringan Nirkabel

MELAKUKAN PING  

Untuk menguji koneksi antara dua node tersebut menggunakan utilitas “ping”. Untuk memulai ping dari PC0 menuju PC1, double-klik PC0 sehingga muncul jendela properties untuk PC0, kemudian pilih tab Desktop, selanjutnya pilih menu Command Prompt sehingga muncul  tampilan seperti gambar di bawah ini.

Window Command Prompt


KESIMPULAN  

Dari hasil percobaan yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa:  

  1. Workstation PC0 dan PC1 baru dapat terhubung jika IP address kedua workstation telah dikonfigurasi dengan baik dan benar.  
  2. PC0 dan PC1 bisa terhubung via jaringan tanpa kabel/nirkabel/wireless. Caranya dengan mengganti interface module pada tiap worstation yang sebelumnya adalah FastEthernet (default pada Cisco Packet Tracer) menjadi module untuk wireless.  
  3. Untuk menguji konektivitas antar node dapat menggunakan perintah “ping”. Hasil output perintah ping ada berbagai macam. Yaitu: Reply, Request Timed Out, dan Destination Host Unreachable.




Post Comments(0)

Leave a reply